Buser 86.com//BEKASI-Seorang Pria dengan Sengaja dan Sadar telah melakukan tindakan yang Menyakitkan serta
mbuat geram umat muslim Indonesia. Melalui rekaman video amatir yang dibuatnya (selfie), pria tersebut telah melecehkan kitab suci agama Islam.

Terihat dalam tayangan video amatir tersebut, pria biadab tersebut mengesek-gesekkan (ma'af) kemaluan/alat vitalnya ke sebuah Al-qur'an. Video amatir yang diduga direkam didaerah Pengasinan, Rawalumbu Kota BEKASI itu akhirnya viral serta memancing kemarahan umat muslim.


Tidak membutuhkan waktu lama, personil anggota reskrim Polres Metro Bekasi Kota responsif, dengan langsung menjemput dan meringkus pria bejad tersebut tanpa perlawanan di kediamannya di Kp. Pengasinan Blok II Nomor 2, RT.005/RW.04 Kecamatan Rawalumbu, Kota BEKASI Jawa Barat pada, Jum’at (26/11/2021) malam.

Terkait penangkapan terduga pelaku, diketahui masih dalam proses penyelidikan dan belum ada keterangan Resmi dari pihak Polres Metro Bekasi Kota.

Polres Metro Bekasi Kota Akhirnya berhasil mengamankan seorang pemuda yang melakukan penistaan agama di wilayah Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (26/11/2021) malam.

Pelaku Penista agama itu diketahui bernama Bobby Fatahillah, warga di lingkungan Blok A2, RT 005/RW 04, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.


Penangkapan pelaku penistaan agama berawal dari viralnya video yang beredar di group WhatsApp.

Salah satu warga yang mengetahui viralnya video tersebut langsung melaporkan ke polisi.

“Pelaku diamankan polisi di rumahnya barusan pukul 20.00 WIB,” kata Egi Maulana, warga sekitar saat dikonfirmasi awak media, Jumat (26/11/2021) malam.

Egi menceritakan video viral tersebut. Pelecehan ayat suci Al Qur’an itu dengan cara pelaku mengeluarkan alat kelaminnya dan menempelkan ke buku surat Yasin. Setelah dibuat video itu, pelaku kemudian menyebarkan di media sosial.

“Saya dapat video viral penistaan ayat-ayat suci Qur’an itu dari teman-teman di group WhatsApp,” tuturnya.

Setelah ditangani oleh polisi, Egi mengawal pelaku hingga proses BAP. Ia berharap kepada pihak polisi agar kasus penista agama diproses secara hukum.

“Karena ini agama dan keyakinan. Kita kalau agama kita dilecehkan ya marah,” tegas Egi.

Warga lainnya, Ramdhani (38) mengatakan, dirinya sangat kesal atas kelakuan pelaku penista agama.

Ia pun meminta agar polisi dapat memproses secara hukum.

“Menurut warga setempat, pelaku bukan orang gila atau stres. Namun kata pihak kepolisian, pelaku stres dikit,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

Begitu juga saat Klarifikasi mendatangi Mapolres Metro Bekasi Kota pada Jumat (26/11/2021) pulul 23.00 WIB.
Petugas polisi yang piket enggan berkomentar banyak. ‘ Besok aja pak keterangannya di Humas Polres Metro Bekasi Kota,” tandasnya.

Red

Bagikan:

Aditya b86

Media Buser 86

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *