Buser86.com // Kota Bekasi – Camat Bantargebang Warsim Suryana memberi penjelasan terkait video anak difabel yang ditempatkan di kandang kambing yang sempat viral di media sosial.

Ia menyampaikan, memang benar anak tersebut adalah anak perempuan berkebutuhan khusus. Orang tuanya bekerja sebagai pegawai ternak kambing.

“Bila orang tuanya bekerja mengurus kambing, anak tersebut dibawa ke lokasi dan ditempatkan di kandang kambing yang bersih dan aman,” ungkapnya.

Dikarenakan anak itu adalah anak berkebutuhan khusus, maka akan lebih berbahaya jika ia ditinggalkan di rumah. Apalagi ibu (sambung) anak tersebut juga bekerja. Selain itu, mereka juga tinggal di rumah kontrakan yang tidak layak huni.

Warsim menambahkan, “Bila anak itu tinggal di rumah, ada kemungkinan akan melakukan perbuatan yang berbahaya seperti bermain dengan gas kompor, instalasi listrik, buang air besar sembarangan, dan lain-lain. Ia hanya ditempatkan sementara di situ, bila ayahnya pulang maka anak tersebut dibawa pulang ke rumah dan dijaga.”

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi sudah datang ke lokasi dan menyarankan agar anak dirujuk ke rumah singgah atau panti apabila orang tua si anak berkenan. Namun, orang tua keberatan dan berjanji akan merawat anaknya secara layak.

Dinas Sosial Kota Bekasi sudah berkoordinasi dengan Kecamatan Bantargebang dan disepakati akan dilakukan perbaikan rumah (kamar) sebagai tempat tinggal yang layak bagi anak tersebut.

*Gunawan/Humas*

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *