Buser86.com // Kota Bekasi – Komisi 3 DPRD Kabupaten Bangka Barat mengunjungi Pemerintah Kota Bekasi dalam rangka kunjungan kerja terkait Peran Kecamatan dalam rangka mengelola dan mengembangkan Destinasi Wisata.

Turut hadir pada acara tersebut : Kepala Bidang kepariwisataan Disparbud, Lurah Cimuning, Kasi Kecamatan Mustika Jaya, serta perwakilan dari Bagian Tata Pemerintahan Setda di Pressroom Humas. Jum’at, 07 Januari 2022.

Pemimpin rombongan sekaligus Ketua Komisi 3 DPRD Kab. Bangka Barat
H. Syaiful Fakah pada sambutannya menjelaskan sebelumnya sudah dilakukan peninjauan ke Wilayah terkait wisata namun menurut beliau memiliki beberapa hal yang dipertanyakan dengan OPD terkait.

” Kedatangan kami ingin menindaklanjuti kunjungan kami sebelumnya ke wilayah danau Cipeucang Mustikajaya, pada saat itu kami ditemani oleh petugas gabungan dari , masyarakat setempat, Polisi, TNI dan Lurah ”

Beliau sangat antusias ketika menceritakan danau Cipeucang yang sebelumnya merupakan danau Buatan yang dikelola cukup baik oleh masyarakat sekitar.

” Waktu itu kami sangat bersemangat melihat suasana danau Cipeucang yang asri dan nyaman meskipun luasnya tidak mencapai 1 Hektare lebih ”

Syaiful mengakui bahwa Kota Bekasi yang tidak memiliki banyak lokasi wisata bisa membuat Danau Cipeucang.

” Seharusnya di Bangka Barat bisa memiliki destinasi wisata lebih banyak, oleh sebab itu di tempat kami sedang giat-giat nya mendongkrak sektor pariwisata karena melihat saudara kami yakni daerah Belitung sudah terkenal pariwisatanya, salah satunya ada di film laskar pelangi ”

Selanjutnya, bergantian pada acara yang sama, sambutan selamat datang dari Kepala Bidang pemasaran kepariwisataan, Ir. Hj. Masriwati menjelaskan berkembangnya sektor Pariwisata tidak lepas dari kerjasama berbagai pihak.

” Perkembangan pariwisata utama nya kita fokuskan dalam proses mendukung ibukota negara, banyaknya aktivitas yang mendukung industri mice di Kota Bekasi salah satunya seperti Danau Cipeucang ”

Beliau kemudian menjelaskan sejarah terbentuknya danau Cipeucang diawali dengan swadaya masyarakat dibantu dari 3 pilar (Babinsa, Bimaspol, Pemkot).

” Merekalah yang berjasa dalam membangun danau yang tidak terawat menjadi seperti sekarang ini selain menarik dikunjungi bagi warga yang tinggal disekitar juga meningkatkan perekonomian ”

Menurut Masriwati, sebenarnya Kota Bekasi memiliki beberapa lokasi yang berpotensial untuk dijadikan destinasi wisata. Namun kembali lagi karena anggaran yang terbatas maka dilihat dari skala prioritas.

Tidak hanya itu, Lurah Cimuning, Muhammad Martam menambahkan bahwa dengan kerja yang nyata untuk masyarakat bisa berbuah hasil yang baik

” Kami (Pemerintah) berbuat semaksimal mungkin untuk pelayanan masyarakat, itulah yang mendasari terbentuknya danau Cipeucang, dari pertamanya adalah lahan fasos yang dikembangkan menjadi wisata dan diserahkan kepada kelompok untuk mengelola danau tersebut ”

Rencananya, Danau Cipeucang akan menjadi percontohan untuk tempat-tempat lokasi lainnya dengan tambahan sarana pendukung seperti jogging track dan flying fox sebagai sarana olahraga dan outdoor activity.

Acara dilanjutkan dengan dialog interaktif, foto bersama, dan tukar menukar cinderamata antara Pemerintah Kota Bekasi dengan DPRD Kab. Bangka Barat.

(Gunawan/Dro)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *