Dua Pelaku Penganiyaya Kucing yang Viral di Media Sosial Akhirnya Ditangkap Polisi

Post View : 117
Views
IMG-20220422-WA0119

Sumbawa NTB Buser86.com – Satreskrim (Satuan Reserse Kriminal Umum) Polres Sumbawa, Polda NTB bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan kucing yang sempat viral di jagat media sosial baru – baru ini.

“Saat ini, kedua orang pelaku sudah kami amankan, dan untuk proses hukumnya saat ini masih dalam pemeriksaan,” ucap Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K., saat jumpa pers Kamis, (21/04).

Dijelaskan Penangkapan Kedua Pelaku itu dilakukan setelah adanya laporan dari aktifis pecinta hewan Dr. Dwi Yudarini (35) yang mengadukan adanya penganiayaan hewan oleh dua orang pria di Kabupaten Sumbawa yang tersebar melalui jejaring media sosial.

Dalam cuplikan video tersebut diperlihatkan salah seorang pelaku memasukkan petasan ke dalam dubur (anus) si kucing lalu kemudian dibakar dan meledak, sehingga mengakibatkan luka serius di bagian dubur kucing tersebut.

“Setelah mendapat laporan tersebut, kami dari jajaran Kepolisian langsung melakukan penyelidikan guna mencari tahu pelaku yang ada di dalam video tersebut,” jelas Esty.

Kapolres Sumbawa menuturkan dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh jajarannya, salah satu pelaku yakni berinisial AL (19) yang merupakan pemilik kucing sekaligus yang memasukkan petasan ke lubang anus kucing tersebut.

Sedangkan satu pelaku lainnya yakni dengan inisial AR (28) yang memvideokan kelakuan temannya itu lalu mengunggahnya di status wa sehingga video tersebut akhirnya viral.

“Kedua pelaku ini beralamatkan di Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa,” tutur Esty.

Dari hasil penyelidikan sementara, latar belakang perilaku menyimpang kedua pelaku tersebut, lantaran AL kesal terhadap si kucing peliharaannya karena sering buang air kecil dan besar di dalam rumah.

“Sementara untuk saudara AR ini, yang bersangkutan diminta oleh saudara ALnuntuk memvidiokan perbuatannya,” tambahnya.

Atas perbuatannya ini, kedua pelaku yang saat ini masih sedang dalam proses penyelidikan disangkakan dengan Pasal 302 ayat 1 dan 2 KUHP. Pada ayat 1 diancam dengan pidana penjara paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 4.500 karena melakukan penganiayaan ringan terhadap hewan.

“Kemudian pada ayat 2, jika perbuatan mengakibatkan sakit lebih dari seminggu atau cacat, menderita luka berat atau bahkan mati maka diancam dengan pidana penjara paling lama 9 bulan atau denda Rp 4.500 paling banyak karena penganiayaan,” pungkas Kapolres Sumbawa.

Team Buser86 NTB

Posted in

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Akibat Diduga Tekena Lemparan Benda Tumpul,”Kaca Bus Damri Jurusan Sintang/Pontianak Pecah

Mei 28, 2022

Buser86.com//Kuburaya-Kejadian terjadinya insiden pada hari Selasa 24/5/2022 Pecahnya Kaca sebuah Bus Damri Jurusan dari Kabupaten Sintang / Kota Pontianak Kalimantan Barat yang diduga akibat pelemparan […]

Sosok Almarhum Buya Syafii Maarif Menurut Plt. Wali Kota Bekasi

Mei 27, 2022

Buser86.com // Kota Bekasi – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto turut mengenang Sosok Buya Safii Maarif, yang menjadi suri tauladan bagi Bangsa […]

Plt. Wali Kota Bekasi Ucapkan Turut Prihatin Atas Musibah Keluarga Gubernur Jawa Barat

Mei 27, 2022

Buser86.com Kota Bekasi – Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turut prihatin atas musibah yang menimpa Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang hingga kini masih […]

Jumat Berkah Dengan Bersedekah Personil Brimob Polda Kalbar Bagikan Nasi Dijalanan Kota Pontianak

Mei 27, 2022

Buser86.com//Satbrimob Polda Kalbar kembali berbagi kepada masyarakat Kota Pontianak yang kurang mampu yang mereka temui disepanjang jalan. Jum’at (27/5/22). Satbrimob Polda Kalbar kembali melaksanakan kegiatan […]

Pdt Gomar Gultom, Prof Buya Syafii Maarif Wafat Indonesia Kehilangan Tokoh Pluralis

Mei 27, 2022

Buser86.com//Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP), Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Maarif meninggal dunia di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta, pukul 10.15 WIB, Jumat (27/5/2022). Buya […]