Buser86.com // Sumbawa Barat – Untuk melihat proses pencapaian Vaksinasi di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Polres Sumbawa Barat melakukan rapat koordinasi dengan berbagai stekholder yang ada di KSB.

Kegiatan itu dilakukan, Rabu, 05 Januari 2022 pukul 09.40 Wita di aula gedung Sarja Arya Racana Mako Polres Sumbawa Barat yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin, S.I.K., M.I.P.

Hadir dalam rapat tersebut,
Kasdim 1628/Sumbawa Barat Mayor Inf Dahlan S.Sos, Wakapolres Kompol Jamaluddin, S.Sos, Kabag Ops Kompol Iwan Sugianto, S.H, Kadis Kesehatan KSB H. Tuwuh, S.AP, Direktur RSUD Asy-Syifa dr. Carlof, PJU Polres Sumbawa Barat, para Camat, Kapolsek, Danrami se-Kab. Sumbawa Barat
Kepala Puskesmas se-KSB, Staf Dinas Dikbud dan Dinas Kesehatan
Koordinator PDPGR Kecamatan se-KSB, Ketua HMI Kab. Sumbawa Barat, Ketua Kohati KSB, serta tamu undangan yang keseluruhan berjumlah sekitar 50 peserta.

Kapolres Sumbawa Barat memberikan semangat agar semua pihak yakin terhadap pencapaian vaksinasi secara maksimal. Seluruh petugas di lapangan agar melaksanakan tugas dengan baik.

“Kami ucapkan terimakasih atas pelaksanaan tugas selama ini, stok vaksin yang cukup banyak harus segera dieksekusi guna peningkatan vaksinasi. Sasaran vaksin harus didata semaksimal mungkin termasuk alamat sasaran yang harus jelas,” kata Kapolres Sumbawa Barat melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi, Sos kepada media ini, kemarin.

Dia menuturkan, apabila terdapat kendala agar disampaikan supaya bersama kita carikan solusi. Terkait selisih data P-Care dan data manual dari Puskesmas agar diselesaikan. Untuk agen PDPGR agar memvalidasi data sasaran vaksin secara by name by address, bekerjasama dengan Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas.

Kadis Kesehatan KSB H. Tuwuh, S.AP mengatakan bahwa, pihaknya membutuhkan peran agen PDPGR utamanya dalam tahapan pendataan masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi. Untuk wilayah Kabupaten Sumbawa Barat diprioritaskan vaksin sinovac peruntukan anak-anak 6-12 tahun.

“Capaian vaksinasi wilayah KSB tertanggal 31 Desember 2021 adalah dosis satu 88% dan dosis dua 69%. Terhadap pelaporan agar diperhatikan secara seksama, agar tidak terjadi perbedaan data.

Ia menjelaskan, stok vaksin saat ini, Sinovac 10.510 vial, Pfizer 5212 vial, Moderna 4 vial. Dalam pencapaian vaksinasi dengan sasaran anak sekolah dapat dikoordinasikan dengan Dinas Dikbud dan untuk sasaran umum perlu dikoordinasikan dengan Dinas Dukcapil.

Kasdim 1628/Sumbawa Barat Mayor Inf Dahlan S.Sos mengungkapkan, dalam progres vaksinasi di wilayah KSB, kami rasa sudah sukses namun, masih ada target target pencapaian. “Mari kita laksanakan tugas sebaik mungkin. Semoga melalui rapat ini kita dapat menyelesaikan permasalahan teknis dalam pencapaian vaksinasi,” imbuhnya.

Team Buser86 NTB

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *