Nias Selatan,Buser86.com // Festival Vokal Solo, Solaria Award, dengan tema “My Voice My Inspiration” diselenggarakan oleh Event Organizer (EO) Solaria Organizer dibawah bimbingan Erwinus Laia, S.Sos.,M.M.,M.H. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari, mulai Sabtu, 27/11/2021 dan selesai Minggu, 28/11/2021 dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2021.

Festival Solaria Award dilaksanakan di Aula Taman Baloho Indah (TBI) Jalan Baloho, Desa Hiliana’a, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pada akhir audisi, 10 (sepuluh) peserta berhasil maju ke babak grand final.

Ansyepi Garamba, di grand final menyanyikan lagu “Listen” (Beyonce), berhasil memukau dewan juri sehingga meraih juara I dan berhak atas hadiah berupa uang pembinaan, trophy dan sertifikat.

Gadis kelahiran, 04/04/2000, warga Desa Bawoamahelato, Kecamatan Pulau-pulau Batu ini, juga meraih juara II peserta terfavorit berdasarkan pilihan netizen, di akun media sosialnya yang like 154.133.

Atas penghargaan dan gelar juara yang diraihnya, Ansyepi sungguh tidak menduga karena menurutnya penampilan peserta lain juga bagus-bagus.

“Saya sangat senang sekali mendapatkan gelar juara di ajang Festival Vokal Solo Solaria Award ini walaupun dengan kondisi kesehatan yang sedikit terganggu, yaitu mengalami batuk namun berkat semangat dan keyakinan yang tinggi akhirnya berhasil juga mendapatkan juara,” katanya

Dia berharap supaya ke depan lebih dikembangkan guna menggali potensi-potensi anak muda di Nias Selatan. Menurutnya begitu banyak anak muda milenial di Nias Selatan yang sangat bagus suaranya.

“Saya berharap kepada pemerintah daerah agar bisa memberikan supportnya kepada anak muda berbakat di dunia seni musik sehingga bisa mengikuti ajang-ajang pencarian bakat yang lebih bergengsi lagi,” harapnya.

Anggota dewan juri, Meyer Sun Putra Nehe juga berharap kiranya pemerintah daerah mau melihat dan mendorong semangat anak-anak muda berbakat di dunia seni khususnya tarik suara.

“Semoga ke depan bukan hanya sampai di sini saja tetapi ada kesinambungannya dan semoga pemerintah kita memberikan perhatiannya terhadap acara-acara seperti ini,” ungkap Meyer.

Sementara itu Erwinus Laia ketika menutup Festival Vokal Solo Solaria Award, berharap agar kebersamaan ini tetap terjaga dan ada kenangan.
“Saya telah berbicara kepada beberapa tokoh dan para dewan juri dan setelah ini kami akan diskusi bagaimana event-event ini akan menjadi terfavorit di Kepulauan Nias, maka saya menginginkan ke sepuluh finalis yang tampil pada hari ini kita akan buat rekaman dengan menerbitkan album Solaria Award pertama,” pungkasnya.

Erwinus berpesan kepada Sandi Bago, ketua panitia Solaria Award agar segera membuat proposal kegiatan, supaya lomba ini ada kenangannya dan diabadikan melalui album.

“Mulai besok buat latihan, buat aransemen musiknya, ciptakan lagunya, budgetnya direncanakan dan kita buat rekaman untuk memperkenalkan seluruh penyanyi-penyanyi kita ini. Dan saya janji tidak akan tinggalkan ini, karena percuma hari ini juara lalu esoknya tidak ada apa-apa,” Tegasnya.
Sambil menutup secara resmi Festival Vokal Solo Solaria Award, Erwinus berpesan untuk selalu berbuat yang terbaik untuk Kabupaten Nias Selatan.

(John SS)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *