Buser86.com // Kabupaten Bekasi – Kegiatan penyuluhan bahaya narkotika dan donor darah yang dilaksanakan di desa Karang Satria, kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi berjalan lancar dan sukses, tema yang diusung kali ini “Dengan Penyuluhan Bahaya Narkotika Dan Donor Darah, Kabupaten Bekasi Bersih Dari Narkotika”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Bekasi dan Forum Barisan Cinta Lingkungan Bekasi Raya ini, dihadiri oleh Wakasatnarkoba, AKP J. Nababan, S.H, S.I.K dan AKP Ngadi Pangestu, SH, dari Polres Metro Bekasi mewakili Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan, S.I.K, M.Si yang sedang menghadiri giat di Bogor.

Sementara dari pemerintahan kecamatan Tambun Utara, diwakili oleh Umar Aswanto, S.Sos, serta dari aparat desa Karang Satria, hadir Kepala desa Karang Satria, Zaenuddin Resan, S.Pdi dan seluruh warga desa Karang Satria, di ikuti oleh seluruh pengurus dari Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Bekasi, Forum Barisan Cinta Lingkungan Bekasi Raya dan Patriot Garuda Nusantara Kabupaten Bekasi. Sabtu, (18/11/2021).

Sementara Plt Bupati Bekasi, H. Akhmad Marjuki meminta maaf tidak bisa hadir karena ada kegiatan pertemuan seluruh wakil bupati se-jawa barat bersama Wakil Gubernur, Uu Ruzhanul Ulum selama tiga hari di Bandung.

“Mohon maaf pak, saya minta ijin tidak bisa hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini, karena ada kegiatan pertemuan wakil bupati se-jawa barat dengan pak Wagub selama 3 hari, semoga berjalan lancar dan sukses,” ucap Bupati Bekasi, H. Akhmad Marjuki kepada Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Bekasi, Paulus Simalango melalui chat whatsapp.

Dalam sambutannya, Wakasatnarkoba Polres Metro Bekasi, AKP. J. Nababan, SH, S.I.K meminta agar masyarakat Kabupaten Bekasi jangan sampai mengkonsumsi narkoba, sebab narkoba itu begitu sangat berbahaya.

“Masalah narkoba ini adalah masalah laten, yang harus kita berantas bersama-sama, karena narkoba ini telah menjadi ancaman serius, bahkan ketika tim kami dari kepolisian saat melakukan penyuluhan, baik ke sekolah-sekolah ataupun perkumpulan-perkumpulan masyarakat, kami menyebutnya bukan lagi sekedar ancaman serius tetapi sudah menjadi ancaman strategis. Kenapa, karena apabila narkoba ini telah dikonsumsi oleh generasi muda kita, tentunya generasi muda kita yang menjadi komponen bangsa yang penting akan rusak sebagai generasi penerus,” ujar AKP J. Nababan menjelaskan.

“Kami dari kepolisian Metro Bekasi sangat berharap kegiatan penyuluhan-penyuluhan seperti ini perlu secara masif dilaksanakan, bukan saja menjadi tugas dari kepolisian, atau mungkin dari BNN, tokoh agama, tokoh masyarakat, tapi menjadi tugas semua elemen masyarakat,” imbuhnya.

“Kami sangat berterimakasih kepada teman-teman dari Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Bekasi, karena telah mengundang dan mengikutsertakan kami dalam kegiatan penyuluhan bahaya narkotika seperti ini, artinya kami bersyukur ada teman dan ada partner kami untuk melakukan penyuluhan seperti ini. Kemudian, saat ini memang kita mencoba mengutamakan pencegahan dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat terutama berkenaan produk hukum yang berkaitan dengan narkotika,” lanjutnya.

AKP J Nababan juga menyampaikan, pentingnya bersama-sama melakukan pencegahan, “Harapan saya dengan adanya kegiatan penyuluhan-penyuluhan seperti ini masyarakat menjadi tahu bahaya narkotika, sehingga masyarakat tidak ada yang mau mengkonsumsi atau memakai narkoba, karena selain akan merusak tubuhnya, tentunya akan berhadapan dengan aparat penegak hukum dan tidak menutup kemungkinan akan terkena tindak pidana jika itu diketahui telah melanggar hukum,” tegasnya.

Senada yang disampaikan oleh Wakasatnarkoba Polres Metro Bekasi, AKP J Nababan, dari pemerintahan kecamatan Tambun Utara, Umar Aswanto mengatakan, “Saya berharap juga kepada teman – teman Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Bekasi teruslah melakukan kegiatan-kegiatan penyuluhan bahaya narkotika seperti ini bukan saja di desa Karang Satria tetapi juga di seluruh desa yang ada di Kabupaten Bekasi, sebab kegiatan seperti ini adalah kegiatan positif yang langsung menyentuh masyarakat, sehingga masyarakat menjadi paham betapa bahayanya narkoba,” ucap Umar Aswanto.

Sementara, ketika giliran Kepala desa Karang Satria, H. Zaenuddin Resan menyampaikan sambutan, meminta agar pejabat pemerintah Kabupaten Bekasi lebih concern dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika terutama dari pihak kepolisian Polres Metro Bekasi.

“Baru-baru ini kami dari perangkat desa Karang Satria melakukan penggerebakan pak bersama pihak polsek Tambun, karena ada diwilayah kami yang kami ketahui melakukan transaksi narkoba, jadi tolonglah pak agar desa kami diperhatikan sehingga anak-anak muda kami ini tidak ada yang mengkonsumsi apalagi menjadi pengedar narkoba,” pintanya kepada Wakasatnarkoba AKP J. Nababan.

Dari pantauan awak media, peserta yang hadir pada saat penyuluhan bahaya narkotika begitu antusias dan sangat senang atas kegiatan penyuluhan bahaya narkotika yang diselenggarakan oleh Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Bekasi.

“Apa yang disampaikan pada pagi ini, sangat bermanfaat dan menambah pemahaman kami terkait bahaya dari narkoba. Tentunya, ini menjadi warning untuk kita semua agar kita jangan sampai terjerumus dengan mencoba-coba narkoba,” ujar Atep salah satu warga yang ikut dalam kegiatan penyuluhan bahaya narkotika ini.

“Semoga Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Bekasi terus melakukan kegiatan penyuluhan ini demi menyelamatkan anak bangsa,” ungkapnya.

Setelah kegiatan penyuluhan bahaya narkotika yang dilaksanakan oleh Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Bekasi selesai dilakukan. Para peserta yang hadir lanjut melakukan kegiatan donor darah di pendopo desa Karang Satria yang bekerjasama dengan Forum Barisan Cinta Lingkungan Bekasi Raya, PMI Kabupaten Bekasi, PT. Kalbe Farma dan Wings Foods.

Endang Isnaini, MR
Recrutment Donor PMI Kabupaten Bekasi mengucapkan terimakasih kasih kepada Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Bekasi dan Forum Barisan Cinta Lingkungan Bekasi Raya, atas giat penyuluhan bahaya narkotika dan donor darah kali ini, karena target pencapaiannya mencapai 70%. “Semoga kegiatan seperti ini terus-menerus dilaksanakan karena sangat membantu PMI Kabupaten Bekasi untuk mengisi kantong bank darah di PMI Kabupaten Bekasi,” ucapnya.

Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Bekasi, Paulus Simalango, SH juga menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada Plt Bupati Bekasi, Dandim 0509 Bekasi, Polres Metro Bekasi, Camat Tambun Utara, Kepala Desa Karang Satria, Forum Barisan Cinta Lingkungan Bekasi Raya, Patriot Garuda Nusantara,PMI Kabupaten Bekasi, PT. Kalbe Farma dan Wings Foods serta seluruh peserta giat penyuluhan bahaya narkotika dan donor darah atas suksesnya giat kali ini.

“Saya berterimakasih kepada seluruh pejabat pemerintah Kabupaten Bekasi dan stakehoulder yang sudah mendukung dan hadir dalam kegiatan penyuluhan bahaya narkotika dan donor darah hari ini, sehingga semuanya berjalan lancar dan sukses,” ucapnya.

“Memang kami berharap hari ini pak Plt Bupati Bekasi, H. Akhmad Marjuki bisa hadir, tetapi beliau sudah menyampaikan langsung kepada saya tidak bisa hadir karena ada giat pertemuan wabup se-jawa barat bersama Wagub, Uu Ruzhanul Ulum selama tiga hari di Bandung. Semoga untuk kegiatan selanjutnya pak H. Akhmad Marjuki bisa hadir, begitu juga dengan pak Dandim” harapnya.

Ketua Forum Barisan Cinta Lingkungan Bekasi Raya, Bonadi juga menyampaikan hal yang sama, “Semoga kedepan kerjasama dengan Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Bekasi terus berlanjut dan semakin bersinergi,” ujar Bonadi.

(Gunawan/Gultom)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *