Buser86.com // Bekasi –
Hasil investigasi Awak media di lokasi pemasangan paving block jln Ust Nur Dusun 1( satu ) sepangjang 200 meter lebar 1,2 mtr, dengan Anggaran Rp. 64.730.000 ( Enam puluh empat juta tujuh ratus tiga puluh ribu rupiah) yang di kerjakan di 3 (tiga) lokasi di antara nya di lokasi Gg. Ust Nur Ali 53.72 mtr di lokasi GG Anwar 103.32 mtr di lokasi G Bpk Neli 43 mtr di duga tidak terealisasi semua.Dengan anggaran yang cukup lumayan besar untuk kegiatan pemasangan paving blok perlu di pertanyakan, pasal nya pembuatan RAB dengan anggaran sebesar itu apa saja yang di alokasikan, karna menurut hasil investigasi kelebihan anggaran dari pembelian matrial sebanyak 240 meter paving blok dan upah tukang dll cukup lumayan. Hal ini menjadi tanda tanya besar untuk pembuatan laporan, di duga di khawatirkan ada nya penggelembungan anggaran.

Pekerjaan yang kerjaakan oleh TPK desa Karang Rahayu, yang kebetulan pada saat investigasi bertemu dgn TPK yaitu Pak Le/ Pak Suparman. dan awak media bertanya kepada beliau, bapak di TPK sebagai Apa..? Dan ” Beliau menjawab sebagai Ketua” dan sekali lagi awak media bertanya kepada nya dan Beliau Pak Le tetap menjawab ” Saya sebagai Ketua TPK “, padahal awak media tahu bahwa ketua TPK itu Pak H Darsono, sekretaris Pak Suparman dan Bendahara Pak. H Abdul Syukur.

ini

Apa maksud jawaban pak Le / Pak Suparman Mengklaim Sebagai ketua TPK masih menjadi pertanyaan ?
Ini sudah pembohongan publik.Apa tim TPK tahu bahwa media bekerja atas dasar informasi publik di situ juga ada Undang_undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik menegaskan sebagaimana dalam pasal 28 f Undang _undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang menyebutkan bahwa setiap orang berhak untuk berkomukasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya,.

Serta berhak untuk mencari , memperoleh, memiliki Dan menyimpan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia .apalagi kami seorang jurnalis harus bener _benar mendapat informasi publik yang benar dan pasti .karena kami jurnalis di tuntut sama pimpinan (pimred ) harus memberitakan berdasar pakta dan data A1. Apalagi ada kata beliau pun mengklaim itu pekerjaan yang di ajukan pada pemerintahan Lalu yaitu pemerintahan lurah margandi (Alm) baik pengajuan anggaran maupun titik lokasi nya padahal pejabat baru dan lama pun tetap di pertanyakan terkait penggunaan anggaran pemerintah

Media mewawancarai salah seorang tokoh pemuda desa karang Rahayu ber inisial S, berpendapat benar warga berterimakasih dan menikmati ada nya jalan yg sudah di bangun, tapi beliau berkomentar ” itu dana nya besar cuma yang di pasang 240 meter. Kelebihan Sisa duit nya di kemanakan, menurut nya lebih nya masih banyak klo cuma beli Paving Block cuma 240 meter, itu kan duit kita juga, tolong pak di koreksi kelebihan nya (red) ”

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *