Buser86. Com // Lombok Tengah NTB,
Acara Rembuk Stunting yang bertempat di Aula Kantor Desa Ubung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat 30 Desember 2021. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Ubung, Ketua BPD, Perwakilan dari Puskesmas Ubung, semua Kadus se desa Ubung, Ibu-Ibu Kader Posyandu dari masing-masing Dusun dan Babinkamtibmas.

Kepala Desa Ubung, Rodi Setiawan, S. Sos membuka langsung acara tersebut dan menyampaikan bahwa “stunting adalah keterlambatan pertumbuhan pada anak, dan ditahun 2022 desa Ubung bisa bebas dari stunting, dan Kami berharap supaya anggaran untuk stunting ditambah, meminta dukungan pelaku-pelaku di Desa baik ditingkat dusun, dan tidak bisa dicegah stunting ini kalau tidak ada dukungan dari Kadus terlebih Ibu-ibu sebagai Kader Posyandu, dan Kami minta supaya besarkan anggaran untuk Posyandu. Sehingga Kami mengancam jika tidak di dukung oleh BPD akan Kami pecat BPD begitu juga dengan Kadus jika tidak mendukung maka akan dipecat juga. Jelas Rodi

Rodi berharap supaya desa Ubung segera kita tuntaskan stunting ini, karena desa Ubung termasuk salah satu desa stunting karena bagaimana pun stunting ini adalah program Pemerintah, baik Pusat, Provinsi, Kota dan Kabupaten.

Sementara itu di tempat yang sama Ayu Yuliana selaku Kader Posyandu desa ubung yang berhasil diwawancarai Media Buser86 30 Desember 2021 menjelaskan” Desa ubung sebagai logus pertama stunting yang ditetapkan oleh Kabupaten untuk tahun 2021. Jumlah stunting yang ada di desa Ubung berjumlah 241 orang dari 14 dusun.

Kasus yang paling banyak stunting ada di dusun Bilekere berjumlah 38 orang dan yang paling sedikit dusun ubung 1 orang. Lebih lanjut Ayu menjelaskan ” Kami selaku Kader sudah melakukan PMT dan sudah langsung terjun ke Kader-kader yang lain dan posyandu dan melakukan gencar sama tim untuk menarik masyarakat yang terkena stunting untuk datang ke posyandu. Tutup Ayu.

* Karim/ Sudirman*

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *