Perpres Pondok Pesantren Ditekan Presiden,Jateng Segera Rumuskan Perda

1631918269717-IMG-20210914-WA0012_detail-1

Buser86.Com//SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021, tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. 

Draf Peraturan Daerah (Perda) untuk pondok pesantren segera dirumuskan.

“Kita dari pemerintah juga mempersiapkan draf untuk Perda Pondok Pesantren, yang nanti akan dibahas dan diusulkan dalam Prolegda DPRD Provinsi Jawa Tengah, supaya nanti ada kesinambungan antara Perpres dengan Perda,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Rumah Dinasnya, Sabtu (18/9/2021).

Untuk penyaluran pendanaan penyelenggaraan pesantren dari pemerintah daerah, lanjut Gus Yasin, sapaan akrab Wagub, juga ada mekanismenya. Tentunya, diprioritaskan bagi ponpes yang terdaftar di Kementerian Agama atau lembaga yang disahkan oleh negara.

“Sehingga nantinya semua ponpes (yang teregistrasi) bisa diakomodasi oleh pemerintah,” tambahnya.

Terkait dana abadi pesantren, Wagub mengatakan, perlu dilakukan kajian terlebih dahulu. Menurutnya, dalam kajian akan dipelajari lebih lanjut apa yang perlu disiapkan oleh pemerintah daerah, baik Provinsi Jawa Tengah atau kabupaten/ kota.
Diterangkan, Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren tersebut ditandatangani oleh Presiden RI Joko Widodo pada 2 September 2021 lalu.

Penyusunan Perpres tersebut dilakukan oleh Kementerian Agama, melibatkan berbagai pihak dan stakeholders pesantren.
Sebelumnya, Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, terbitnya Perpres itu adalah sebuah momentum besar bagi dunia pesantren.

Dia menyebut, pasal 9 Perpres tersebut mengatur pemerintah daerah dapat membantu pendanaan penyelenggaraan pesantren melalui APBD, sesuai kewenangannya.

Pendanaan tersebut dialokasikan melalui mekanisme hibah, baik untuk membantu penyelenggaraan fungsi pendidikan, dakwah, maupun pemberdayaan masyarakat.

“Sekarang tidak ada alasan lagi bagi Pemda untuk tidak mengalokasikan anggaran secara khusus untuk membantu pesantren, baik pada fungsi pendidikan, dakwah, maupun pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Terkait Dana Abadi Pesantren, Menag Yaqut mengaku akan segera berkoordinasi dengan Menteri Keuangan selaku pengelola Dana Abadi Pendidikan.

Sebab, dalam Perpres diatur, Dana Abadi Pesantren bersumber dan merupakan bagian dari dana abadi pendidikan.

“Ini akan kami bahas bersama mekanismenya dengan Kemenkeu, baik yang terkait dengan alokasi maupun prioritas program,” imbuhnya.

Rls-@(Humas Jateng)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

22 Tahun Mengabdi Untuk Negeri , Alumni Akpol Tahun 1999 Polda Kalteng Gelar Vaksinasi Masal

Oktober 20, 2021

Buser86.com/Kalteng- Dalam Rangka merayakan 22 tahun mengabdi untuk negeri, Alumni Akpol 1999 Polda Kalteng menggelar vaksinasi masal bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut dihadiri langsung […]

Wagub Hadiri Audensi Pelayanan Publik

Oktober 20, 2021

Buser86.com/Kalteng- Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo menghadiri acara Audiensi Deputi Pelayanan Publik Kementerian PANRB dengan Pemerintah Provinsi Kalteng, Selasa (19/10/2021), bertempat di […]

Peringati HUT Partai Golkar ke 57 DPD partai Golkar kabupaten Bekasi Lakukan Beberapa Rangkaian Kegiatan

Oktober 20, 2021

Buser86.com // Kabupaten Bekasi – Peringatan HUT Partai Golkar ke 57, DPD partai Golkar kabupaten Bekasi melakukan beberapa rangkaian kegiatan, salah satunya yang di lakukan […]

Sat Narkoba Polres Simalungun Ringkus Dika Diduga Bandar Shabu Batu VII

Oktober 20, 2021

Buser86.com//SIMALUNGUN-Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Simalungun berhasil meringkus Bandar narkotika jenis Shabu berinisial AS alias Dika (30) warga Jalan Asahan, Depan Lapas Batu VII, Nagori […]

Tim Jatanras Res Simalungun Kembali Lagi Bekuk Pelaku Judi Tebak Angka Di Ujung Padang

Oktober 20, 2021

Buser86.com//SIMALUNGUN – Sat Reskrim Polres Simalungun amankan seorang laki-laki dari Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun karena diduga keras telah melakukan Tindak Pidana Perjudian tebak angka […]