Proyek Pembangunan PT Taifa Jaya Development di Duga Pemicu Banjir di Desa Gembor

IMG-20210120-WA0030

SUBANG,buser86.com – Proyek pembangun PT. Taifa Jaya Development (PT. TJD), perusahaan yang membidangi Real Estate, Developer kawasan industri, Komersil dan perumahan, di duda pemicu terjadinya banjir di Desa Gembor.

PT. TJD yang beralamat di APL Tower Center Part, 19th floor Unit T7, Jln S.Parman Kav. 28 Kelurahan Tanjung Duren Selatan Kecamatan Grogol Petamburan Kota Adm. Jakarta Barat – DKI Jakarta Raya, 11470 l.

PT. TJD tersebut membangun kawasan industri, Komersil dan perumahan di Desa Gunung Sembung dan Desa Gembor Beberapa bulan berjalan awalnya baik-baik saja, warga sekitar pun tidak berkoar dengan adanya proyek tersebut.

Namun proyek pembangunan kawasan industri baru berjalan satu tahun lebih, dan bertepatan dengan musim hujan, beton pembatas antara PT. TJD dengan pemukiman warga ambruk di akibatkan banjir yang cukup besar.

Sehingga menimbulkan kerusakan kolam ikan dan infrastruktur yang ada di wilayah Desa Gembor Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Terlihat di beberapa Vidio yang berdurasi kurang lebih 30 detik tersebut. Warga mengatakan seolah-olah banjir tersebut di picu adanya proyek pembangunan kawasan industri milik PT. Taifa Jaya Development .

Saat ditemui pihak media, beberapa warga Desa Gembor membenarkan banjir yang menimpak Desa Gembor tersebut dipicu adanya proyek pembangunan kawasan industri milik PT. Taifa Jaya Development.

“Kerugian saya inimah diperkirakan, yang jebol galengan Balong ini kan, dua yang jebol, yang satu di depan itu sekitar 20 meter, susulan yang kedua diperkirakan 10 meter, kedalaman sekitar 1,5 meter,” ujar Petani ikan (Endang Marhenda), Rabu – 13/01/2021.

 

Saat dipertanyakan banjir sudah berapa kali di Desa Gembor, Endang memaparkan,” dulu suka banjir, ada banjir cuma tidak seperti sekarang, dulumah airnya cuma limpas saja tidak merusak galengan. Itu kan sebelum ada PT. Taifa, sekarang ada PT. Taifa kejadian seperti ini, galeng-galeng pada jebol, sedangkan ini ada galeng yang kosong, galeng yang mau panen, kebanyakan yang mau panen,” lanjutnya.

Endang mewakili para petani ikan memohon tanggul secepatnya diperbaiki dan saluran air minta dibuka oleh PT. Taifa, pihaknya merasa dihantui terus menerus saat musim hujan, dan ada kemungkinan kembali banjir susulan.

“Sedangkan kami sampai sekarang sudah membetulkan galengan balong ya, seperti saat ini punya saya. Untuk nanam ikan lagi gak berani. Karena tanggul yang disana yang jebol belum dibetulin dibelakang Taifa, kami mohon tanggul itu di betulkan dan saluran air di buka,” tandasnya.

Tatang sala satu petani ikan saat di temui, ia memaparkan pihaknya sangat kecewa dengan proyek PT Taifa,” ini akibat dari Taifa gak pakai saluran air, jadinya dampaknya airnya kejalan, jadi kolam saya pada rusak, jalan juga pada rusak, itu masalahnya proyek Taifa, dia bikin pabrik belum bikin saluran jadi merusak lingkungan, kerugian petani sangat banyak,” terangnya.

“Saya merasa terganggu akibat saluran air yang tersumbat dari PT Taifa jadi aktifitas jalan tidak bisa lancar, karena banyak batu-batuan yang berserakan belum selesaikan di perbaiki ,Di jalan umum banjir sampai sedada,” tutupnya.

Sampai kapan para petani ikan terus-menerus dihantui rasa ketakutan. Sedangkan banjir sudah dua kali menghantam wilayah Desa Gembor Selain itu perekonomian para petani ikan terganggu akibat aktifitas yang tidak memadai.

Penulis : Bachrie

Posted in

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Polda Jateng Hormati Upaya Pra Peradilan 13 Tersangka Tranfer Dana Palsu

September 19, 2021

Buser86.Com//SEMARANG-Sejumlah 13 tersangka kasus dugaan transfer palsu melalui mesin ATM Bank Jateng di Kabupaten Pati, mengajukan gugatan praperadilan. Sidang gugatan praperadilan tersebut saat ini tengah […]

Pembuangan Bayi Di Desa Cluwak Tayu Kini Dalam Keadaan Sehat

September 19, 2021

Buser86.com//Cluwak Tayu–Pascapenemuan bayi di sungai Dukuh Gebang Desa Sumur, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati yang sempat menggegerkan warga, kondisi bayi yang kini dirawat di Puskesmas Cluwak […]

Tekan Penyebaran Covid-19 Pada PPKM Level 2 Polsek Kaliori Rembang Gelar Patroli Obyek Wisata

September 19, 2021

Buser86.com//REMBANG – Jajaran Polsek Kaliori Polres Rembang terus gencarkan kegiatan patroli dan juga melaksanakan woro-woro di obyek wisata guna menekan angka penyebaran Covid-19, Minggu (19/09/2021). […]

Polsek Lasem Rembang Gelar Patroli Perbankan Antisipasi Kejahatan Saat Hari Libur

September 19, 2021

Buser86.com//REMBANG – Untuk memberikan Pengamanan pada Obyek Vital yang ada di wilayah hukum Polsek Lasem Polres Rembang , Unit Sabhara Polsek Lasem melaksanakan Patroli di […]

Rembang Sudah PPKM Level 2,Polres Rembang Tetap Berlakukan Penyekatan Ops Yustisi

September 19, 2021

Buser86.com//REMBANG – Satgas Covid-19 Kabupaten Rembang melakukan penyekatan kendaraan di wilayah perbatasan Kabupaten Rembang. Penyekatan ini kembali dilakukan setelah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) […]