Viral di medsos Seorang Kades Diduga Terlantarkan Istri Siri Dilaporkan Kepada Pihak Yang Berwajib

02-30-08-Kepala-Desa-kebolampang-dilaporkan-istri-sirinya-Dipolres-Pati-768x1024

buser86.com/
PATI JATENG
-Salah Satu Oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berinisial HB resmi dilaporkan ke Polres Pati Jateng
Pelaporan tersebut atas dasar tuduhan pencemaran nama baik dan melanggar Undang-undang ITE.

Seorang Kades dituduh melakukan pencemaran nama baik karena mengucapkan kata-kata yang dianggap melecehkan Dan mencemarkan istri sirinya yakni S warga Desa Karangwotan Kecamatan Puncakwangi dengan bahasa “Dia Jual Saya Beli”.

“Dengan bahasa itu saya tidak terima, karena saya merasa dilecehkan dan dianggap seperti “pelacur”, padahal saya ini adalah istri siri resmi sampai sekarang yang statusnya belum di talak,” ungkap S yang didampingi kuasa hukumnya kepada wartawan usai membuat laporan di halaman ruang penyidik Reskrim Polres Pati Selasa (6/4/2021).

Awal mula kata-kata “Dia Jual Saya Beli” itu muncul ketika adanya mediasi dari sejumlah oknum media dari Pati. Saat itu, (S) mengaku dipanggil ke balai desa untuk menagih hutangnya kepada Kades sebesar Rp 40 juta, yang sesuai janjinya 1 minggu akan dibayar, hanya saja sampai sekarang ternyata tidak dibayar, dan Kades justru melontarkan kata-kata yang dianggap melecehkan dirinya.

“Seharusnya Kades bicara baik-baik, tidak mengeluarkan bahasa yang melecehkan saya, dan menganggap saya ini seakan-akan seperti pelacur.

Selain dugaan pencemaran nama baik, (S) yang dinikahi secara Nikah siri di Desa Raci Kecamatan Juana pada 21 Oktober 2020 juga mengatakan, bahwa Kades juga dilaporkan soal UU ITE. Hal itu menyusul adanya pernyataan yang mengatakan “Dia Jual Saya Beli” yang diposting di media sosial (Medsos) Facebook di dalam group “Wong Pati Kidul”.

“Saya akan cabut berkasnya apabila Kades mau minta maaf di Medsos Facebook, dan mengembalikan uang saya yang dipinjam, kalau tidak maka saya berharap agar diproses oleh pihak Yang Berwajib ungkap S.

Bima Sakti, Kuasa Hukum (S) menambahkan, bahwa aduan (S) ke Polres Pati sejak 3 maret 2021 lalu, dan sekarang sudah ditindak lanjuti. Tersangka (H) diminta untuk bertanggung jawab untuk menikahi (S) secara resmi dan memberikan modal sesuai janjinya, bukan Hanya memanfaatkan (S) dengan meminjam uang yang ujung-ujungnya tidak dikembalikan Sama sekali

“Selama ini (S) sebagai istri sirinya juga tidak pernah di nafkahi, tapi justru malah dilecehkan dan dicemarkan nama baiknya melalui medsos FB,” Ujarnya.

Diwaktu yang sama (S) juga ikut menambakan, laporan bisa saja di cabut asal ada kesepakatan dengan Saya

“Saya akan cabut laporan apabila kades mau mengganti rugi uang saya, hanya saja itu akan dibahas lagi, karena ini masih dalam tahap penyelidikan,” tambah S

Ditemui terpisah, (H) ketika diklarifikasi membantah bahwa dirinya belum mengembalikan uang pinjaman dari (S). Pihaknya mengaku bahwa uang itu sudah dikembalikan sebesar Rp 40 juta, dan sesuai kesepakatan dengan (S) setelah uang itu kembali tidak akan mempermasalahkan Masalah tersebut, tapi ternyata (S) membuat laporan ke Polisi.

“Saya juga bingung, uang itu sudah saya kembalikan, bahkan saya beri kelebihan Rp 10 juta, tapi yang saya sesalkan kenapa masih dipermasalahkan,” sesalnya.

Soal dugaan pencemaran nama baik, melalui media sosial facebook, (H) juga mengaku sudah lama tidak menggunakan media sosial Facebook sejak agustus 2020 lalu, sehingga tidak benar kalau ada indikasi pencemaran nama baik lewat facebook, justru selama ini (S) sering mengancam melalui pesan singkat dengan kata-kata mau menghancurkan rencanaku untuk maju Pilkades, mengacaukan keluargaku, menghancurkan mobil dan lain-lain, tapi semua itu tidak pernah di tanggapi Kades Tersebut.

“Saya lama tidak berkomunikasi dengan (S), jadi saya menduga ada indikasi ke momen politik soal Pilkades, jadi saya berharap (S) jangan memperkeruh masalah, daripada nanti berkepanjangan dan hukum karma terjadi,” ujar Kades H Tersebut.

Menyikapi hal Tersebut, Masyarakat diharapkan jangan Sampai terpancing dengan isu negatif, karena ini adalah momen pilitik, bisa jadi masalah ini ada yang menunggangi atau asumsi yang lain, lebih baik masyarakat bersama-sama fokus dengan agenda pilkades dan menciptakan suasana yang kondusif, dan apa yang diharapkan bisa tercapai Tujuanya.

“Jadi saya harap masyarakat jangan terpancing, dan tetap fokus dalam agenda Pilkades,” tandasnya.

Rls-@(Dewan Redaksi)

Posted in

Jangan Lewatkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Satgas Yonif 512 Berikan Pengobatan Gratis Di Perbatasan Papua

April 14, 2021

Buser86.Com//Keerom – Dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta sebagai wujud kepedulian TNI kepada masyarakat, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Kalibom memberikan pelayanan […]

Tingkatkan Pendapatan Asli Desa, Asisten Perekobang Kembangan Pupuk Bokashi Desa Tanjung Raja

April 14, 2021

Buser86.com//MuaraEnim-Dalam upaya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa dan pengembangan unit usaha dalam mendayagunakan potensi ekonomi desa. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Muara Enim H. Riswandar, […]

Apel Gelar Pasukan Dan Perlengkapan Kesiapan Operasi Latihan Kesiapsiagaan Operasional Kodam II / Swj

April 14, 2021

Buser86.Com// Palembang – Kodam II/Sriwijaya melaksanakan apel gelar pasukan dan perlengkapan kesiapan operasi Pencegahan dan Penangangan Karhutla, rabu (14/4/2021). Kegiatan apel gelar ini bertempat di […]

Pangdam II / Sriwijaya Pimpin Apel Gelar Kesiapan Operasi Latihan Kesiapsiagaan Operasional Karhutla Di Wilayah Kodam II / Swj

April 14, 2021

Buser86.Com// Palembang – Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi memimpin Apel Gelar Kesiapan Operasi Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di […]

Kepala Desa Tanjung Raya Beserta Kapolsek Semendo Melaksanakan Kegiatan Pembagian Masker

April 14, 2021

Buser86.com//MuaraEnim-Pemerintah Desa tanjung raya kecamatan kecamatan semende darat tengah ( SDT), kabupaten Muara Enim membagikan masker kepada warga Desa tanjung Raya untuk mencegah / memutus […]