Buser86.com//Kalteng- Kalteng – Wakapolda Kalteng Brigjen Pol. Ida Oetari Poernamasasi, S.A.P., M.A. , mengikuti kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) terkait capaian vaksinasi Covid-19 yang dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol. Drs. Gatot Pramono, M.Si. secara virtual.

Kegiatan yang bertempat di Aula Mandau Telawang, Mapolda setempat, Selasa (11/1/22) siang tersebut, juga dihadiri oleh Karo Ops Kombes Pol. Andreas Wayan Wicaksana, S.IK. ,dan beberapa pejabat utama Polda Kalteng.

Setelah pelaksanaan anev melalui zoom metting Wakapolda menjelaskan, salah satu arahan Wakapolri adalah untuk melakukan pendataan ulang setiap kali melaksanakan kegiatan vaksinasi baik secara system maupun manual, serta terus maksimalkan progres percepatan vaksinasi bagi masyarakat.

Selanjutnya, Wakapolda juga menyampaikan, bahwa untuk Polda Kalteng capaian vaksinasi dosis pertama sudah 81 persen, melibihi dari target vaksinasi yang telah ditentukan pemerintah diangka 70 persen.

“Saya berharap, capaian vaksinasi yang sudah 81 persen ini dapat terus dimaksimalkan, lakukan pendataan bagi masyarakat yang belum divaksin agar segera diberikan vaksin. Sehingga progres akselerasi vaksinasi menuju 100 persen cepat tercapai,” ucapnya. 

Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol. K. Eko Saputro, S.H., M.H. menambahkan, dari data anev yang disebutkan oleh Wakapolri tersebut, capaian vaksinasi dosis pertama untuk lansia masih diangka 61 persen dan untuk anak-anak menunjukan angka 19 persen.

“Diharapkan melalui anev ini, langkah serta upaya dalam mendukung percepatan vaksinasi diseluruh wilayah Kalteng dapat ditingkatkan. Sehingga percepatan target vaksinasi dapat segera terealisasi, sesuai target yang ditentukan Pemerintah,” tandasnya.

Lanjut, Eko juga mengatakan terkait varian baru Omicron, pihaknya juga akan melakukan upaya pengawasan dengan mengoptimalkan aplikasi monitoring karantina Presisi untuk mengawasi proses karantina dipintu kedatangan luar negeri.

“Kami akan terus mengoptimalkan pengawasan kedatangan masyarakat dari Luar negeri melalui aplikasi ini, baik dijalur darat, laut maupun udara,” ujarnya.

“Selain itu, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan stakeholder lainnya, terkait ketersedian obat obatan, tempat karantina serta tabung Oksigen guna mengantisipasi lonjakan kasus varian baru tersebut,” tutupnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan anev secara virtual tersebut digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.
(@nton)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *