Setelah Bu Kades, Ini Oknum Polwan Di Pati Digerebek Suami Saat Selingkuh Dengan Rekan Kerja

IMG-20210331-WA0378

Buser86.Com//PatiJateng-Anggota kepolisian Polsek Margoyoso Polres Pati Jawa tengah menggrebek pasangan anggota selingkuh di hotel, belum lama ini. Seorang oknum Polwan di Pati digerebek suaminya sendiri saat berselingkuh dengan rekan kerja. Mereka kedapatan berduaan di sebuah kamar hotel.

Skandal perselingkuhan yang melibatkan oknum pejabat dengan rekan kerja kembali terbongkar.

Beberapa waktu lalu, publik sempat dihebohkan dengan dugaan skandal perselingkuhan seorang kepala desa di Pasuruan, Jawa Timur.

RK (38) yang disapa Bu Kades diduga berselingkuh dengan satu di antara staf prianya yang berinisial SLM (35).

RK diketahui menjabat sebagai kepala desa di Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling, Pasuruan.

Hubungan RK dengan SLM terbongkar setelah suami RK, EM menggerebek keduanya saat berada di sebuah rumah.

Kini peristiwa serupa kembali terjadi dan kali ini dilakukan oleh seorang oknum Polwan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Adalah Bripka ARP yang merupakan personel Polres Pati, terciduk sedang berduaan dengan rekan kerjanya di sebuah hotel di Semarang.

Ia diketahui tengah berselingkuh dengan seorang pria yang juga berprofesi sebagai polisi, Aiptu MM.

Sama seperti Bu Kades, aksi tak terpuji Bripka ARP dan Aiptu MM diketahui secara langsung oleh suami Bripka ARP, Brigadir Muhammad Doni Kalbuadi.

Bahkan Brigadir Doni melakukan penggerebekan bersama petugas Propam Polda Jawa Tengah serta sejumlah rekan kerjanya.

Setelah Bu Kades, Kini Oknum Polwn di Pati Digerebek Suami Saat Selingkuh dengan Rekan Kerjanya

Anggota kepolisian Polsek Margoyoso Polres Pati Jawa tengah menggrebek pasangan anggota selingkuh di hotel, belum lama ini. Seorang oknum Polwan di Pati digerebek suaminya sendiri saat berselingkuh dengan rekan kerja. Mereka kedapatan berduaan di sebuah kamar hotel.

Penggerebekan itu, dia lakukan di sebuah hotel di Semarang pada Rabu (24/3/2021) malam.

Anggota kepolisian Polsek Margoyoso Polres Pati Jawa tengah menggrebek pasangan anggota selingkuh di hotel, belum lama ini.

Brigadir Doni menggerebek Bripka ARP dan Aiptu MM yang sedang berduaan di dalam sebuah kamar.

Bripka ARP tampak mengenakan kerudung dan celana robek-robek. Dia hanya bersedekap ketika sejumlah polisi menggerebeknya.

Saat dikonfirmasi, Brigadir Doni mengaku telah mencurigai perselingkuhan yang dilakukan istrinya sejak dua tahun lalu.

Dia juga mengaku telah lama mengetahui siapa sosok yang menjadi selingkuhan istrinya.

Saya tahu siapa laki-laki itu. Dia Aiptu MM, anggota salah satu Polsek. Sedangkan istri saya ARP tugasnya di Polres Pati,” kata Doni.

Doni menambahkan, kasus ini telah dilaporkannya ke Polda Jateng sebagai tindak pidana perzinahan.

Pembuktian dan proses hukum selanjutnya dia serahkan pada pihak berwenang.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Pati Iptu Sukarno membenarkan, Bripka ARP dan Aiptu MM merupakan anggota kepolisian yang berdinas di lingkup Polres Pati.

Kasi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Pati, Iptu Muhlishon mengatakan, penanganan kasus perselingkuhan sudah berjalan di Polda Jawa Tengah.

“Karena terjadi di Semarang, kasus ini ditangani oleh Polda,” ucap dia saat memberikan keterangan pers di Mapolres Pati, mewakili Kapolres AKBP Arie Prasetya Syafaat.

Muhlishon mengatakan, Brigadir Doni yang merupakan suami sah dari Bripka ARP melakukan penggerebekan di sebuah hotel Semarang.

Dia memaparkan, Brigadir Doni merupakan anggota Polsek Margoyoso.

Sementara istrinya, Bripka ARP adalah personel Satbinmas Polres Pati.

Adapun Aiptu MM yang diduga merupakan selingkuhan Bripka ARP merupakan personel Polsek Cluwak.

Sayangnya, Iptu Muhlishon enggan berkomentar terkait sanksi yang akan diberikan pada Bripka ARP dan Aiptu MM jika mereka terbukti bersalah.

“Silakan ditanyakan ke Polda. Karena penanganan kasus ini merupakan ranah mereka,”

Kini, Bripka ARP dan Iptu MM tengah menjalani pemeriksaan di diperiksa Polda Jateng.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, dua oknum polisi tersebut telah ditarik ke Polda.

Saat ini dalam tahap pemeriksaan.

“Sudah kami tarik ke Polda dan saat ini sedang kami periksa,” tuturnya saat ditemui di kantor Provinsi Jawa Tengah.

Menurut Kapolda, pemberian sanksi kepada anggota kepolisian harus melalui sidang.

Setelah melalui persidangan baru dapat diputuskan sanksi yang bisa diberikan.

“Jadi nanti di proses berkas perkaranya, sidang baru bisa diputuskan apakah demosi (penurunan jabatan), penundaan (kenaikan pangkat) atau lain sebagainya,” tuturnya.

Kapolda menegaskan pemberian hukuman anggota Polisi tidak bisa dilakukan dengan cara musyawarah.

Pemberian sanksi melalui proses persidangan.

Rls-@(Dewan redaksi)

Posted in

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Maling Bobol Atap Ruko Di Pucak wangi Gondol Sepuluh Handphone Di Konter

Juni 16, 2021

buser86.com//Pati-Sebuah konter HP yang terletak di Desa Pucakwangi Kecamatan Pucakwangi, Pati dibobol maling. Senin, 14 Juni 2021. Polsek Pucakwangi Polres Pati pun langsung melakukan penyelidikan […]

EAP als Anj telah ditetapkan oleh penyidik satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menjadi tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Juni 16, 2021

Buser86.com // Jakarta – Polisi Beberkan penangkapan Musisi EAP als Anj terkait Penyalahgunaan narkoba Jenis ganja EAP als Anj telah ditetapkan oleh penyidik satuan Narkoba […]

Peduli Kesehatan Warga Babinsa Kodim 1203/Ktp Bersama Bhabinkamtibmas Bagikan Masker

Juni 16, 2021

Buser86.com//Kayong Utara – Peduli dengan warga binaan, Babinsa 1203-11/Sp. Hilir bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan patroli ditempat umum sekitar Desa Teluk Melano Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong […]

Melalui Olahraga Badminton Babinsa Delta Pawan Kodim 1203/Ktp Jalin Hubungan Sosial

Juni 16, 2021

Buser86.com//Ketapang- Usai melaksanakan kegiatan rutinitas di desa binaanya, Pratu Bayu Urip Babinsa Koramil Koramil 1203-12/Delta Pawan, Jajaran Kodim 1203/Ktp menyempatkan diri untuk melaksanakan olahraga, seperti […]

Kapolri Keluarkan Telegram Berangus Premanisme, Ini 5 Hal Yang Harus Dijalankan Kapolda

Juni 16, 2021

  Buser86.com // JAKARTA-Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram guna memberangus pungli dan premanisme di Pelabuhan seluruh Indonesia. Telegram ini keluar atas […]


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to verify temporary file contents for atomic writing. in /home/busercom/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:52 Stack trace: #0 /home/busercom/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(659): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home/busercom/...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /home/busercom/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 52