Buser86.Com//Palembang – Komandan Korem 044/Gapo Birigjen TNI M. Naudi Nurdika S.I.P., M.Si., M.Tr (Han) ikuti jam Komandan secara virtual yang di pimpin Pangdam ll/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi, bertempat di ruang vicon Makorem 044/Gapo Jalan Jenderal Sudirman Km 4.5, Selasa (23/11/2021).

Pada acara tersebut, Pangdam ll/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi dalam sambutannya menyampaikan sesuai dengan arahan KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurahman, S.E., M.M., bahwa organisasi TNI AD digambarkan seperti mesin yang terdiri dari beberapa Komponen. Masing-masing Komponen tersebut harus lengkap agar dapat berjalan sebagaimana mestinya,” tuturnya

Seperti dibidang Intelijen, bidang operasi, bidang personel, bidang logistik, bidang teritorial dan di bidang pengawasan serta pemeriksaan.

Pangdam mengatakan, utamakan perkembangan situasi terkini baik dari dalam maupun luar terutama di wilayah yang berbatasan dengan negara lain. Bidang Operasi, dalam kesiapan operasi harus mampu mewujudkan kesiapan prajurit, mobilitas dan materil yang dibutuhkan sesuai situasi secara konsisten. Dalam pelaksanakan tugas operasi, jangan biarkan prajurit bertempur sendiri. Belajarlah dari pengalaman operasi, ketahui pola operasi dan laporan yang jujur untuk evaluasi,”tegasnya.

“Lebih lanjut Mayjen TNI Agus Suhardi mengatakan, ” Kebijakan Kasad yang baru adalah memberikan kewenangan kepada masing-masing Pangkotama dalam mengatur dan memanajemen penerimaan sampai dengan penempatan personil Tamtama, Bintara dan Perwira. Balakpus hanya sebagai supervisi sedangkan keputusan berada di masing-masing Pangkotama termasuk penempatan jabatan dan alokasi pendidikan lanjutan.
Pendidikan merupakan pendukung sebagai peningkatan profesionalisme dan kesiapan tempur TNI AD. Temukan persoalan pembinaan personel dan sarankan solusinya. Prioritas rekrutmen kedepannya adalah anak-anak dari TNI, tidak ada lagi sistem zonasi. Siapkan dan latihkan anak-anak yang berminat menjadi anggota TNI dan berikan orang yang berkualitas,” pinta Pangdam.

Pangdam juga menyampaikan pesan KASAD,” untuk perlengkapan personil harus dibagikan lebih, contohnya apabila selama ini dibagikan PDL 1 stel maka harus dilebihkan menjadi 3 stel untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan personel.

“Pegang teguh 8 Wajib TNI, prajurit harus menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Jangan ragu-ragu dalam membantu masyarakat, sampaikan masalah yang terjadi apabila di lokasi tersebut ada media. Aparat teritorial harus mampu beradaptasi dengan lingkungan penugasannya. Tingkatkan Koordinasi dan Kolaborasi dengan Kementerian dan Pemerintah Daerah untuk membantu kesejahteraan masyarakat, “pungkasnya.

Terakhir Pangdam II/Swj berpesan kepada seluruh peserta Vicon, agar seluruh pimpinan menyampaikan Perintah Harian Kasad kepada anggotanya untuk dilaksanakan dalam tugas sehari-hari,” tutupnya.

Turut hadir mengikuti jam Komandan Kasdam II/Swj Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko, S.E., M.B.A, Irdam II/Swj Brigjen TNI Henra Hari Sutaryo, Kapoksahli Pangdam II/Swj Brigjen TNI Muchamad Bayu Hartomo, S.H, Para Danrem jajaran Kodam II/Swj (Vicon), Asrendam II/Swj Kolonel Inf Didik Purwanto, Kasrem 044/Gapo Kol Inf Grandy Mangiwa( vicon), Para Asisten Kasdam II/Swj., Para Dan/Kabalak jajaran Kodam II/Swj (Vicon), para Kasi Kasrem 044/Gapo (vicon) Para Dandim/Danyon jajaran Kodam II/Swj (Vicon).

Reporter : Aan

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *