Buser86.com//Selakau – Berlokasi di Desa Semelagi Besar, Kec. Selakau tepatnya diperbatasan Sambas – Singkawang, anggota satuan koramil 06/Selakau menggelar operasi kemanusiaan dan pengawasan penanganan covid – 19 Kab. Sambas, Sabtu ( 15-5-21).

Operasi pengawasan larangan mudik diwilayah Kab. Sambas berlansung di posko penyekatan perbatasan antar kota Singkawang – Sambas, kegiatan tersebut melibatkan Koramil 06/Selakau, Satlantas Polres Sambas, Dishub, Pol PP, dan Dinas Kesehatan Kab. Sambas.

Kegiatan ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid – 19 di daerah Kab. Sambas pada saat hari raya Idul Fitri Tahun, 1442 H.

Kopda Siregar Anggota Koramil 1208-06/Selakau mengatakan bahwa, selain melakukan kegiatan sosialisasi berupa imbauan kepada masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan menegakkan disiplin kepada masyarakat agar benar – benar mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah, ujar Siregar.

“Penerapan protokol kesehatan ini harus diperketat lagi, baik di pemukiman warga, dan juga di jalan raya yaitu posko penyekatan mudik,” Ungkap Kopda Siregar.

Sasaran kegiatan ini yaitu kendaraan dan orang yang melintas dan memasuki Kabupaten Sambas, adapun Kendaraan yang di perbolehkan masuk ke Kabupaten Sambas meliputi, Mobil Ambulan, Mobil Jenazah, Mobil Sembako, Mobil Exspedisi, Mobil dinas yang dilengkapi surat dari pimpinannya, ucap Siregar.

Letnan Dua Arm Kahar menyatakan Anggota kami Melakukan penyekatan terhadap kendaraan dan orang yang memasuki kabupaten Sambas dengan melakukan pengecekkan suhu menggunakan Thermogun / Thermoscan kalau terdapat ada orang yang suhu diatas 36,6°C akan kami dilakukan Rapid Actigen oleh tim kesehatan yang ada ditempat, ujar Danramil.

Ia juga meyampaikan kegiatan penegakan disiplin protokol kesehatan merupakan dalam rangka untuk memutus penyebaran covid – 19 di wilayah Kab. Sambas.

“Kita berharap masyarakat tetap patuh dalam mengikuti protokol kesehatan dan bekerja sama memerangi covid-19 ini, dengan gunakan masker jika keluar rumah, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan,” Sambung Danramil.

“Kita ingin seluruh masyarakat dan penguna jalan dapat mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah dengan mengikuti protokol kesehatan, supaya bisa menghambat penyebaran covid – 19,” Pungkasnya.
(Kaperwil kal-bar)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *