Lewati Jalur Tikus, 12 Orang PMI Di Amankan Satgas Pamtas Yonif 642

IMG-20210209-WA0095

Buser86.com//Sambas, Selasa (9/2/21) – Pastikan tidak terpapar virus Covid-19 dan tidak membawa barang ilegal, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas melakukan pemeriksaan kesehatan kepada 12 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural yang kembali melalui jalur tidak resmi melalui jalur sisi kanan luar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Sajingan Besar, Sambas, Kalimantan Barat.

Hasil dari penjagaan yang ketat, Ke-12 PMI non prosedural di amankan Pos Satgas Pamtas Sajingan Terpadu yang mencoba melewati jalur sisi kanan luar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk.

Hal tersebut di konfirmasi Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam rilis tertulisnya di Mako Satgas Entikong, Sanggau.

“Saya telah memerintahkan kepada seluruh personel jajaran Satgas Yonif 642 agar terus melaksanakan peningkatan pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi di perbatasan RI-Malaysia untuk mencegah adanya kegiatan dan lalu lintas barang maupun orang secara ilegal, Selain itu, hal ini semakin di intensifkan sehubungan dengan wabah Covid-19 yang belum berakhir,” ungkap Dansatgas.

Di jelaskan Dansatgas, bahwa Satgas Pamtas Yonif 642/Kps bersama instansi terkait, dalam hal ini yaitu CIQ (Customs, Immigration, Quarantine), ingin memastikan semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang masuk ke tanah air dari Malaysia harus melalui rangkaian pemeriksaan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 di PLBN Aruk.

“Semenjak di berlakukan kebijakan Lockdown di Malaysia, aktivitas kembalinya PMI semakin meningkat, Hal itu karena di Negeri Jiran para PMI tersebut sudah di berhentikan dari pekerjaannya,” Jelas Dansatgas.

Setelah melalui seluruh rangkaian pemeriksaan, lanjut Dansatgas, jika tidak terbukti PMI tersebut tidak membawa barang ilegal dan di nyatakan dalam Kondisi sehat serta negatif Covid-19, nantinya seluruh PMI tersebut dapat kembali ke daerah asal.

“Kita ingin memastikan seluruh PMI yang melewati perbatasan ini tidak terpapar Covid-19 ketika akan kembali ke Indonesia,” tutup Letkol Inf Alim Mustofa.

Perlu di ketahui, ke-12 PMI Non Prosedural tersebut berasal dari berbagai provinsi seperti, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat. (Pendam XII/Tpr)

(Kaperwil kal-Bar)

Posted in

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Personel Marnit Seruyan Ditpolairud Hadiri Kegiatan Pekan Peduli Orang Utan Di Desa Sei Imuk

Oktober 27, 2021

Buser86.com/Kalteng- Seruyan- Markas Unit (Marnit) Patroli Daerah Aliran Sungai (Das) seruyan Direktorat Polairud polda Kalteng Menghadiri kegiatan penanaman pohon magroove dan kegiatan Pekan Peduli Orang […]

Gebyar 1000 Vaksinasi Karumkit Bhayangkara Optimis Capaian Angka Vaksinasi Kalteng 50 Persen

Oktober 27, 2021

Buser86.com/Kalteng- Palangka Raya – Dalam rangka terus percepat target capaian vaksinasi di Kalimantan Tengah hingga 70 persen, Polda Kalteng kembali menggelar vaksinasi massal di pinggiran […]

Polda Kalteng Gandeng GP Ansor dan KNPI Palangka Raya Gelar Vaksinasi Massal Targetkan 500 Dosis

Oktober 27, 2021

Buser86.com/Kalteng- Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah bersama Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Palangka Raya menggelar vaksinasi massal untuk masyarakat […]

Kapolsek Rakumpit Turut Dampingi Pengecekan Kesehatan Warga

Oktober 27, 2021

Buser86.com/Kalteng- Palangka Raya – Kapolsek Rakumpit, Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng Iptu Waryoto, S.H., M.H. bersama Bhabinkamtibmas Bripka Eko Pramono mendampingi kegiatan tenaga kesehatan dari […]

Dukung Vaksinasi, Polsek Rakumpit Lakukan Pengamanan dan Pendampingan

Oktober 27, 2021

Buser86.com/Kalteng- Palangka Raya – Polsek Rakumpit, Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng turut mendukung program vaksinasi Covid-19 di wilayahnya dengan melakukan pendampingan hingga pengamanan selama berlangsungnya […]