Buser86.com// Ketapang – Dengan adanya kedatangan presiden Indonesia ke provinsi Kalimantan barat, dengan cepatnya Photo beliau beredar di berbagai mensos, dan sekarang telah di temukan dalam group desa sungai besar kecamatan matan hilir selatan kabupaten Ketapang, Sekitar pukul 22:59 wib, malam hari Rabu tanggal 8 Desember 2021.

“Photo presiden Indonesia ditemukan dan dilihat banyak orang dalam group desa sungai besar, bahwa presiden Indonesia akan datang ke lokasi tambang emas PETI kilometer 26, seperti dalam photo yang sudah diedarkan jelasnya salah satu warga Desa Sungai besar yang enggan disebutkan namanya.

“Dilihat dengan sepintas photo presiden Indonesia seolah olah bahwa presiden Indonesia akan datang ke Lokasi Tambang Emas Ellegal (PETI) kilometer 26, dan didalam grup tersebut juga yang membagi kan photo presiden Indonesia tersebut inisial (JR) menuliskan BESOK KE 26, pukul 21:19 wib, malam hari, rabu 8 Desember 2021, di tambahkan lagi atau dijawab dikomentari salah satu anggota group Desa sungai besar yang berinisial (M.A) No Hp. +62823-xxxxxxxx dengan tulisan DI INDO TANI DALAM pukul 21:31wib, rabu 8 Desember 2021 malam hari Tulusnya.

-Menegaskan Juar Hoax aja itu,
-Maaf ndak bisa angkat lagi ada kegiatan pertemuan,
-Banyak lah
-Yang jelas masyarakat yang nggak setuju dengan tambang
-Mungkin tujuannya untuk menakuti penambang
-Karna saya pun jengkel dengan tambang
-Pastinya hanya perintah presiden yang bisa memberantas tambang jelasnya JUAR saat dikonfirmasi Awak media melalui WhatsApp Kamis 9 Desember 2021.

“Dengan tampak jelas photo presiden Indonesia pakai baju lengan panjang warna putih celana panjang warna hitam menghadap mikrofon, dikawal gubernur Kalimantan barat sama persis berpakaian baju warna putih dan celana hitam, didampingi salah satu anggota berpakaian baju warna putih, dilapisi rompi warna coklat celana coklat muda dan pakai topi sapanya.

“Terkait photo presiden Indonesia dan gubernur Kalimantan barat, yang beredar Didesa sungai besar Kecamatan matan hilir selatan itu, saya selaku kades sungai besar tidak mengetahui hal tersebut,, siapa yang membagikan dan membuat pembohongan publikasi menyebarkan di Mensos dan menebar isu yang tidak benar, terang AHMAT BAWANI saat dikonfirmasi Awak media dikediamannya pukul 8:30 wib. Kamis 9 Desember 2021 Tutupnya.

[Sy@-B86]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *