Karyawan Koperasi Linggar Jati Tuntut Pembayaran THR

IMG-20210512-WA0098

Buser86.com//Ketapang – Menghadapi Hari Raya IdulFitri 1442 H, tahun 2021 M, sejumlah karyawan koperasi Linggar Jati, Desa Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) mengaku belum menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dari tempat dimana mereka bekerja.

Keluhan beberapa karyawan di sampaikan kepada Dewan Pimpinan Cabang Forum Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPC FSBSI) Ketapang guna mengadukan nasibnya.

Ketua umum DPC FSBSI Ketapang, Lusminto Dewa menerima keluhan karyawan dan meminta kepada pihak koperasi untuk menyalurkan hak-hak karyawan sesuai aturan yang berlaku.

” Kami meminta kepada pihak koperasi yang mempekerjakan karyawan untuk segera memenuhi kewajiban dengan memberikan apa yang menjadi hak-hak karyawan seperti THR, Jamsostek serta yang lainnya,” ujar Dewa, Rabu (12/5).

Dewa menambahkan, menyikapi masalah ini pihaknya sudah menemui pihak koperasi meminta kejelasan terkait alasan kenapa pihak koperasi tidak memberikan hak THR karyawan.

” Kami sudah mendatangi pihak koperasi dan bertemu langsung dengan Dani sebagai Asisten kepala kebun guna mempertanyakan permasalahan yang ada. Jawaban dari pihak koperasi mengatakan bahwa karyawan yang masa kerjanya dibawah satu tahun belum mendapatkan THR sementara karyawan yang diatas satu tahun sudah dibayarkan sebesar 1,8 juta rupiah. Ketika kita tanya dasarnya mereka menjawab ini perintah dari pihak atasan mereka,” papar Dewa.

Selain itu Dewa juga menyinggung bahwa karyawan yang dipekerjakan belum dibuatkan kartu ketenagakerjaan dan BPJS ketenagakerjaan. Dan itu sudah diakui oleh pihak koperasi yang bergerak dibidang perkebunan.

“Kami datang kesini atas dasar membela karyawan yang jelas legalitasnya dengan mengantongi surat kuasa dari karyawan bukan ada masalah datangi perusahaan kemudian hilang masalahnya,” geram dewa.

Sementara itu pimpinan koperasi Linggar Jati, H Marmin ketika dikonfirmasi mengaku bahwa memang benar bagi karyawan yang belum satu tahun masa kerjanya belum menerima THR.

” Ya betul yang belum terima yang masa kerjanya kurang 1 tahun, namun masih di rinci dan diupayakan.Ya gitu lah kurang persiapan maklum kebun mandiri belum ada hasil,” tutur H Marmin.
(Kaperwil kal-bar)

Posted in

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Personel Marnit Seruyan Ditpolairud Hadiri Kegiatan Pekan Peduli Orang Utan Di Desa Sei Imuk

Oktober 27, 2021

Buser86.com/Kalteng- Seruyan- Markas Unit (Marnit) Patroli Daerah Aliran Sungai (Das) seruyan Direktorat Polairud polda Kalteng Menghadiri kegiatan penanaman pohon magroove dan kegiatan Pekan Peduli Orang […]

Gebyar 1000 Vaksinasi Karumkit Bhayangkara Optimis Capaian Angka Vaksinasi Kalteng 50 Persen

Oktober 27, 2021

Buser86.com/Kalteng- Palangka Raya – Dalam rangka terus percepat target capaian vaksinasi di Kalimantan Tengah hingga 70 persen, Polda Kalteng kembali menggelar vaksinasi massal di pinggiran […]

Polda Kalteng Gandeng GP Ansor dan KNPI Palangka Raya Gelar Vaksinasi Massal Targetkan 500 Dosis

Oktober 27, 2021

Buser86.com/Kalteng- Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah bersama Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Palangka Raya menggelar vaksinasi massal untuk masyarakat […]

Kapolsek Rakumpit Turut Dampingi Pengecekan Kesehatan Warga

Oktober 27, 2021

Buser86.com/Kalteng- Palangka Raya – Kapolsek Rakumpit, Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng Iptu Waryoto, S.H., M.H. bersama Bhabinkamtibmas Bripka Eko Pramono mendampingi kegiatan tenaga kesehatan dari […]

Dukung Vaksinasi, Polsek Rakumpit Lakukan Pengamanan dan Pendampingan

Oktober 27, 2021

Buser86.com/Kalteng- Palangka Raya – Polsek Rakumpit, Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng turut mendukung program vaksinasi Covid-19 di wilayahnya dengan melakukan pendampingan hingga pengamanan selama berlangsungnya […]