Polres Ketapang Berhasil Mengamankan 6 Orang Di Duga Pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin

IMG_20210228_123711

Buser86.com//Jajaran Polres Ketapang kembali berhasil mengamankan 6 di duga pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Matan Hilir Selatan. Semuanya di tangkap di lokasi tambang Indotani Jalan pelang – tumbang Titi Desa Sungai Besar, Jumat (26/2/21) sekitar Pukul 15.00 wib.

Selain para pelaku PETI, sejumlah barang bukti yang digunakan dalam kegiatan pertambangan berupa 3 karpet, 1 selang spiral biru, 2 selang biru, 1 selang merah, 2 cangkul, 1 dodos, 1 buah keong/pump, 1 mesin dompeng TIANLI, 1 ken 20 l isi solar, 1 ken 5 Liter warna merah isi oli turut diamankan dan di bawa ke Mapolres Ketapang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Ketapang Wuryantono melalui Kasat Reskrim Polres Ketapang AKP Primas Dryan Maestro,S.I.K membenarkan telah di lakukan penertiban PETI oleh Tim gabungan Satuan Reskrim bersama anggota Polsek MHS di lokasi tambang Indotani.

Tim bergerak menuju lokasi tambang, sesampai dilokasi tambang, tim menemukan aktifitas penambangan illegal yang dilakukan oleh enam orang oknum warga yang sedang melakukan aktivitas penambangan. Keenam orang tersebut langsung di amankan beserta barang buktinya,” jelas Primas.

“Dalam melakukan penertipan PETI kita berhasil mengamankan 6 yang melakukan kegiatan PETI. Diantaranya RO alias ANDRE (21) YO alias BOLES (40), RI alias TONO (40), AB alias MANYEN (52), HE alias APUK (18) dan SO (30). Keenam orang tersebut berasal dari Kabupaten Landak.” Katanya.

Setelah di lakukan penangkapan, selanjutnya keenam pelaku dan barang bukti sudah di amankan di Mapolres Ketapang guna di lakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan dasar Laporan Polisi Nomor : LP/ 72 -A/II/Res.5.5/2021/ResKtp/Sek MHS, tanggal 26 Februari 2021.

Atas perbuatannya, para pelaku di ancam dengan pasal 158 undang-undang nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara dimana setiap orang yang di duga melakukan tindak pidana penambangan tanpa izin sebagaimana di maksud dalam pasal 35, di pidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Satu Milyar Rupiah,” ungkapnya.

(Kaperwil kal-bar)

Posted in

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Tim Jatanras Res Simalungun Kembali Lagi Bekuk Pelaku Judi Tebak Angka Di Ujung Padang

Oktober 20, 2021

Buser86.com//SIMALUNGUN – Sat Reskrim Polres Simalungun amankan seorang laki-laki dari Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun karena diduga keras telah melakukan Tindak Pidana Perjudian tebak angka […]

Semarak Maulid Nabi Bupati Pati Hadiri Peletakan Batu Pertama Di Masjid Salman Alfarisi Dan Membina Karakter Yang Lebih Baik

Oktober 20, 2021

Buser86.com//PATI-Bupati Pati Haryanto menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Salman Alfarisi dan Pesantren Tahfidzul Qur’an SD Muhammadiyah Pati di Desa Panjunan kecamatan Pati, Selasa (19/10). […]

Polres Bogor Ungkap 7 Kasus Penyalahgunaan Narkotika, 9 Orang Tersangka Di Tangkap

Oktober 20, 2021

Buser86.com // Bogor – Pengungkapan terhadap kasus penyalahgunaan Narkotika kembali di ungkap oleh jajaran Satuan Narkotika Polres Bogor. Dimana dari 7 Kasus yang berhasil diungkap […]

Wow.. Wartawan Korban Disiram Air Keras, Kini Jadi Terlapor

Oktober 20, 2021

Medan //buser86.com- Korban kekerasan disiram air keras yang terjadi di Jalan Jamin Ginting, Simpang Selayang, Medan pada hari Minggu (25/7/2021) lalu sekira pukul 22.00 WIB […]

Penandatanganan Bersama Antara Pemerintah Kota Bekasi dengan Stakeholder Di Stadion Patriot Candrabhaga

Oktober 20, 2021

Buser86.com// Kota Bekasi – Penandatangan bersama antara pemerintah Kota Bekasi dengan Stakeholder sebagai bentuk komitmen bersama serbuan Covid-19 dalam rangka pencapaian Herd Immunity di Kota […]