Memperingati Sejarah Singkat Makam Juang Mandor Pada Tahun 1942-1944

Post View : 88
Views
FB_IMG_1656500569358

Buser86.com//Ketapang Kalbar – Sejarah singkat makam juang mandor
Pada tahun 1942-1944 pendudukan jepang di kalimantan barat telah terjadi peristiwa pembunuhan besar-besaran secara keji dan kejam oleh tentara jepang terhadap tokoh-tokoh masyarakat, pemuka-pemuka masyarakat, kaum cendikiawan dan para pejuang yang tidak berdosa, tepatnya pada tanggal 28 rokutgatsu atau tanggal 28 juni 1944.

Berdasarkan data surat kabar jepang yang terbit di pontianak “borneo shinbun” terbitan hari sabtu tanggal 1 sigatsu 2604 atau tanggal 1 juli 1994 disebutkan sebanyak 21.037 jiwa korban pembunuhan massal yang dikuburkan di 10 buah makam di mandor. Adapun nama – nama para korban yang dibunuh secara massal tersebut dengan dalih bahwa mereka berusaha mendirikan negara borneo barat bebas dari penjajahan, antara lain :

1. Syarif muhammad alkadrie, umur 74 thaun, sultan pontianak
2. Pangeran adipati, umur 26 tahun, putra sultan pontianak
3. Pangeran agung, umur 26 tahun, adik pangeran adipati
4. J.e patiasina, umur 51 tahun
5. Ng nyiap sun, 40 thaun
6. Lumban pea, umur 43 tahun
7. R. Muslimun nalaprana, tokoh volksraad, umur 42 tahun
8. Kei liang kei, umur 54 tahun
9. Ng nyiap khan, umur 35 tahun
10.panangian, umur 48 tahun
11.noto soedjono, umur 42 tahun
12. F.j loway faath, umur 44 thaun
13.c.v oktavianus lucas, umur 42 tahun
14.ong tjoe kie, umur 52 tahun
15.uray aliudin, umur 33 thaun
16. Gusti muhammad saunan, umur 44 tahun, penembahan ketapang
17.muhammad ibrahim tsafiuddin, umur 40 tahun, sultan sambas
18.sawon wongso utomo, umur 45 tahun
19.dr. Soenaryo martowardoyo, umur 33 tahun
20.muhammad yatim, umur 33 tahun
21.raden mas soejino, umur 31 tahun
22.nazarudin, umur 35 tahun
23.soedarmadi, umur 30 tahun
24.tambunan, umur 29 tahun
25.tji boen kie, umur 42 tahun, wartawan
26.nasrun sutan pangeran, umur 31 tahun
27.e. Londok kawengsion, umur 44 tahun
28.w.e.f tewu, umur 51 tahun
29.wagimin bin wongsosemito, umur
27 tahun 30.ng lung khoi, umur 45 tahun
31.theng swa teng, umur 47 tahun
32.dr. R.m achmad diponegoro, umur 40 tahun
33.dr. Ismail, umur 34 tahun
34.achmad maidin, umur 40 tahun
35.nurlela panangsiang, umur 45 tahun
36.tengku idris, umur 50 tahun, penembahan sukadana
37.gusti mesir, umur 43 tahun, penembahan simpang
38.syarif saleh alaydrus, umur 63 tahun, penembahan kubu
39.gusti abdul hamid, umur 42 tahun, penembangan ngabang
40.ade muhammad arif, umur 40 tahun, penembahan sanggau
41.gusti muhammad keliep, umur 40 tahun, penembahan sekadau
42.muhammad taufik, umur 63 tahun, penembahan mempawah
43.a.t.p lontang, umur 43 tahun
44.radaen nalaprana, umur 43 tahun
45.gusti ja’far, umur 42 tahun, penembahan tayan
46.raden abdul bahry daru perdana, umur 44 tahun, penembahan sintang
47.dr. Rubini, umur 39 tahun, kepala rumah sakit pontianak
48.ny. Amalia rubini, umur 37 tahun
49.syarief zein bin syarief salim almutahar, umur 41 tahun, pegawai kantor coekai pontianak.

Sebagai ungkapan rasa hormat dan penghargaan kepada pejuang yang telah gugur pada peristiwa tersebut, atas saran dprd tingkat i kalimantan barat kepada gubernur kepala daerah tingkat I (bapak h. Kadarusno) dibangunlah monumen makam juang mandor yang peresmiannya ditetapkan pada tanggal 28 juni 1977 bertepatan dengan tanggal terjadinya peristiwa pembunuhan tersebut.
Dibangunnya monumen “ makam juang mandor “ bukan merupakan lambang kebencian rakyat kalimantan barat terhadap bangsa jepang. Melainkan sebagai bukti sejarah tentang peristiwa tragis di kalimantan barat untuk tidak terulang kembali dimasa mendatang.
Monumen tersebut sekaligus merupakan peninggalan sejarah bagi generasi yang akan datang bahwa kalimantan barat pernah terjadi suatu peristiwa perjuangan rakyat indonesia dalam membebaskan tanah air tercinta dari penjajahan jepang antara tahun 1942-1944. Pungkasnya (DPRD ketapang)

Posted in

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Lelang Amal Pembangunan Masjid Babussalam Lingkungan Bukal Malang Panjisari Lombok Tengah NTB.

Agustus 13, 2022

Lombok Tengah NTB Buser86.com – Mari perberat timbangan amal kebaikan dengan mengikuti program lelang amal Pembangunan Masjid Babussalam Bukal Malang Kel Panjisari Lombok Tengah. Hadirnya […]

Ketua PAC Pejuang Siliwangi Indonesia Kecamatan Medansatria H. Paryadi, SE Gelar Acara 40 Hari Wafatnya Orang Tua Tercinta

Agustus 13, 2022

Buser86.com // Kota Bekasi – Memperingati 40 hari Almarhumah orang tua tercinta Ny. Ngadinem binti Ahmad Kusen dalam usia 99 tahun. Bekasi, 11/08/2022 Acara tawasul, […]

PELATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSI KEPOLISIAN BAGOPS POLRES KAYONG UTARA

Agustus 13, 2022

Buser86.com//Sukadana, Kayong Utara Polres Kayong Utara melaksanakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Fungsi Kepolisian Bagops bertempat di ruang PPKO Mapolres Kayong Utara. Kegiatan dimulai pembukaan […]

Plt. Wali Kota Bekasi Lepas Gerak Jalan Sehat Kecamatan Bekasi Barat

Agustus 13, 2022

SIARAN PERS HUMAS KOTA BEKASI Sabtu, 13 Agustus 2022 Buser86.com // Kota Bekasi – Gerak jalan sehat dilaksanakan di Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi diikuti […]

Kapolresta Mataram Apresiasi Kasat Reskrim Yang Berhasil Mengungkap Pelaku Pembunuhan Guru TK

Agustus 12, 2022

Mataram NTB Buser86.com – Tim Puma Polresta Mataram berhasil mengamankan terduga pelaku dalam kasus meninggalnya R, prempuan, 22 tahun, guru TK, alamat Dusun Medas, Kecamatan […]