Buser86.com//Ketapang Kalimantan barat.berdasarkan hasil investigasi awak media di lapangan pada hari Rabu.tgl.12/01/2022.telah terjadi aksi demo yang ketiga kali di PKS PT Aditya Agrorindo pada aksi tersebut warga desa batu bosi bersama warga desa kuwalan hilir desak pihak menejemen PT Aditya Agrorindo dan pihak koprasi agar lebih transparan dalam mengelola kebun kemitranan atau kebun plasma dari tuntutan aksi yang ketiga
di sampaikan saudara Leo SH di dalam orasi nya karna aksi yang di lakukan pada 9/Desember tidak ada membawakan hasil maka di hari Rabu 12/01/2022.salaku perwakilan warga saudara Leo.SH kepada pihak menejemen PT Aditya Agrorindo dan pihak koprasi melalui undang undang perkebunan perusahaan wajib memberikan 20persen dari lahan yang di bebaskan oleh warga tetapi pakta di lapangan
Banyak Kekurangan di areal koprasi.

Selajutnya di dalam orasi saudara Leo SH meminta kepada pihak perusahaan mengembalikan pengelolaan kebun mitra kepada koperasi karna pakta di lapangan perusahaan tidak dengan sepenuh hati untuk mengelola kebun mitra. banyak buwah restan dan banyak lahan lahan yang tidak pernah di urus atau tidak di pelihara dengan baik.bahkan buah yang sudah di panen dan di bayar upah pemanen buah tersebut tidak di akut sehingga menjadi resttan akan tetapi apabila warga mengambil buah tersebut sudah pasti di pidana oleh pihak perusahaan.ucap Leo.

Lanjut Leo SH juga sampaikan puluhan ton buwah yang di telantar kan perusahaan selaku pengelola
Padahal buah tersebut sebagai ke untungkan bagi petani maka dari itu kami berkesimpulan hanya dua bahwa perusahaan tidak bisa mengelola.
Dan kami terikat dalam 30 thn perjanjian untuk Ketapang betuah dan untuk slml satu sirkus tanaman dan tidak ada celah bagi kami untuk
menutut jalur hukum maka dari itu seluruh petani plasma PT Aditya Agrorindo tetap pada tuntutan.perusahaan harus mengembalikan hak pengelolaan lahan plasma petani.kepada koprasi.
Dan Kami sudah bisa mengelola dan kami sudah banyak orang orang berkompeten di bidang masing-masing.baik serjna ekonomi.serjana menejemen.atau di bidang perkebunan.ujarnya
Lor SH.

Dan dari tuntutan warga.pihak perusahaan juga
Tidak bisa memberikan kesempatan yang baik.
Sehingga warga melakukan pemortalan pabrik atau PKS PT Aditya Agrorindo dan sehingga pihak perusahaan membenturkan kariawan dengan pihak pendemo atau pihak petani plasma untuk membuka pintu pagar PKS yang di tutup oleh petani plasma.

Padahal dari tuntutan petani plasma meminta kepada pihak perusahaan PT Aditya Agrorindo menghadirkan direktur perusahaan PT Aditya Agrorindo karna pihak petani menilai semua pimpinan PT Aditia Agrorindo yang hadir pada hari Rabu tanggal 12/01/2022.ini tidak bisa memberikan kepuasan baik jadi satu satunya yang biasa memutuskan adalah direktur perusahaan PT Aditya Agrorindo saja tutur Leo SH.

(Sumber berita supli)

#sy-B86#

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *