Wartawan DiUsir Dari Ruangan Sidang Saat Meliput Audensi Antara Petani Plasma Dengan Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Sintang

Post View : 29
Views
IMG-20220512-WA0066

Buser86.com//SINTANG (Kalbar), Sengkarut marut yang terjadi antara pihak petani plasma BTS dan BTM dengan pihak perusahaan HPI AGRO yang di pasilitasi oleh pihak DPRD kab Sintang pada hari Kamis (12/05/2022) di ruang paripurna dan ini merupakan kali ketiga pihak Petani plasma hadir di DPRD untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Permasalahan antara petani plasma dan pihak investor sudah berlangsung cukup lama namun sampai saat ini belum ada titik temu, bahkan pertemuan yang di inisiator oleh pihak DPRD Komisi D yang di jadwalkan pada tanggal 12 Mei 2022 tidak di hadiri oleh pihak perusahaan HPI AGRO serta Pemerintah dan dari dewan hanya di hadiri dua anggota Dewan yang hadir yakni Heri Jambri sebagai unsur Pimpinan DPRD dan Nikodimus anggota Komisi D.

Saat sedang meliput kegiatan audensi tersebut awak media dari TVONE di usir oleh pihak Humas Protokol DPRD dari ruangan dan di larang untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Kalau ingin meliput tunggu kegiatan sudah selesai,” ujar Humas Protokol DPRD Kabupaten Sintang.

Atas kejadian tersebut sempat terjadi perdebatan antara awak media dan Anang selaku Humas Protokol DPRD Kabupaten Sintang kenapa media tidak bisa meliput kegiatan tersebut dalam ruangan.

Menjadi pertanyaan apakah ada aturan bahwa pertemuan atau audensi tersebut tertutup untuk awak media, sementara dari awal proses permasalahan antara petani plasma dengan pihak HPI AGRO selalu di ikuti oleh awak media TV ONE, mulai awal demo pada tanggal 8 Maret 2022, bahkan di tayangkan di TVONE, serta audensi kedua pada tanggal 28 April 2022.

“Dan anehnya pada hari ini kok tiba-tiba awak media di larang untuk meliput di dalam ruangan, ada apa ini? ujar yusri stranger TV ONE biro Sintang.

Saat di konfirmasi Anang menyampaikan bahwa ini hanya diskomunikasi saja.

“Kami sebagai Humas Protokol DPRD Kabupaten Sintang hanya menjalankan tugas kami di Humas Protokol saja. Tidak tahu kalau ada agenda audensi antara pihak petani plasma dengan pihak perusahaan. Kalau namanya audensi kan seharusnya pihak perusahaan dan Pemerintah hadir dalam pertemuan tersebut. Kami bagian Humas tidak diinformasikan. Atas kejadian tersebut saya minta maaf ini hanya salah paham saja,” pungkas Anang. (Tim)

Posted in

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Sosok Almarhum Buya Syafii Maarif Menurut Plt. Wali Kota Bekasi

Mei 27, 2022

Buser86.com // Kota Bekasi – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto turut mengenang Sosok Buya Safii Maarif, yang menjadi suri tauladan bagi Bangsa […]

Plt. Wali Kota Bekasi Ucapkan Turut Prihatin Atas Musibah Keluarga Gubernur Jawa Barat

Mei 27, 2022

Buser86.com Kota Bekasi – Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turut prihatin atas musibah yang menimpa Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang hingga kini masih […]

Jumat Berkah Dengan Bersedekah Personil Brimob Polda Kalbar Bagikan Nasi Dijalanan Kota Pontianak

Mei 27, 2022

Buser86.com//Satbrimob Polda Kalbar kembali berbagi kepada masyarakat Kota Pontianak yang kurang mampu yang mereka temui disepanjang jalan. Jum’at (27/5/22). Satbrimob Polda Kalbar kembali melaksanakan kegiatan […]

Pdt Gomar Gultom, Prof Buya Syafii Maarif Wafat Indonesia Kehilangan Tokoh Pluralis

Mei 27, 2022

Buser86.com//Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP), Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Maarif meninggal dunia di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta, pukul 10.15 WIB, Jumat (27/5/2022). Buya […]

Gus Din Pemerhati UMKM: Trenggalek Fashion Week 2022, Bisa Jadi Contoh Kota Lain dalam Promosi Produk UMKM

Mei 27, 2022

Buser86.com//Jakarta – ‘Merayu Trenggalek Fashion Week (MTFW) 2022’ di Museum Tekstil Jl. KS Tubun No 2-4 Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada 20-21 Mei 2022 […]